Image default
Metropolitan

Mahasiswa Penerima Dana dari Ananda Badudu Dibebaskan

Kanit 4 Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard mengatakan akan memulangkan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang menerima dana dari Ananda Badudu senilai Rp 10 juta. Mahasiswa yang dimaksud adalahAhmad Nabil Bintang. Dia dipastikanakandikembalikankekeluarga, setelah ditahan di Mapolda Metro Jaya, sejak Rabu (25/9/2019). Ahmad Nabil diamankan petugas saat demo mahasiswa yang digelar di depan gedung DPR sejak Selasa (24/9/2019), berujung ricuh.

Nabil diketahui membawa HT milik polisi yang diduga dirampasnya. Belakangan diketahui, Nabil mendapatkan HT itu dari mahasiswa lain yang berada di mobil komando saat aksi unjuk rasam Unjuk rasa ini digelar mahasiswa, untuk menuntut dibatalkannya pengesahan sejumlah rancangan undang undang oleh DPR termasul RUU KPK dan RUU KUHP, karena dinilai merugikan kepentingan rakyat. "Untuk kasus ini akan kita lakukan pembinaan. Karena dari hasil diskusi, mereka sudah minta maaf dan mengakui salah. Kita lihat juga usia mereka masih produktif. Jadi kita kembalikan ke orang tua," kata Rovan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/9/2019).

Selain mengembalikan Nabil ke orangtua, kata Rovan, pihaknya juga memutuskan mengembalikan Latief, mahasiswa Universitas Padjajaran ke keluarga. Latief adalah mahasiswa yang diketahui membawa tameng huru hara milik polisi dan videonya sempat viral di medsos. "Untuk Latief juga sama, dikembalkan ke orangtua untuk dibina," kata Rovan. Nabil sendiri mengaku menerima transferan uang Rp.10 juta dari Ananda. Uang didapat Ananda dari penggalangan dana yang digagasnya untuk mendukung aksi unjuk rasa mahasiswa.

Ananda menghimpun dana melalui situs kitabisa.com. Nabil sendiri mengaku menerima uang Rp 10 Juta dari Ananda Badudu, setelah ia memintanya atas nama mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah. Dana itu kata Nabil untuk transportasi, akomadasi dan logistik, ribuan mahasiswa UIN Syarih Hodayatullah berunjuk rasa di DPR.

"Kita semua tahu Ananda menggalang dana dari masyarakat untuk membantu mahasiwa unjuk rasa menolak pengesahan sejumlah RUU," kata Nabil. Karena itu pulalah Ananda Badudu dijemput paksa polisi dari rumahnya di Bekasi dan dibawa ke Polda Metro. Keterangannya diklarifikasi dengan keterangan Nabil.

Baca Juga

Disiapkan TPS di Dua Lokasi Pengeboran di Kepulauan Seribu

Diana Nurhani

Pengemudi Ojek Online Jadi Korban Begal Bersenjata Api di Palmerah, Motor dan Hanphonenya Raib

Diana Nurhani

Purwanto Raih Suara Signifikan di Dapil 8 DKI

Diana Nurhani

Terbongkarnya Bayi Tiga Bulan Tewas Tak Wajar di Tangan Sopir Angkot Gara-gara Ini

Diana Nurhani

Pria di Bekasi Bacok Teman Sendiri Hingga Tewas Usai Saling Ejek Via Video Call

Diana Nurhani

Tak Ada Pemberitahuan Aksi Hari Ini 23 Mei, Polisi Antisipasi Kehadiran Massa Liar di Bawaslu

Diana Nurhani

Perampokan Emas Rp 1,6 Miliar di Tangerang, Pelaku Bawa Pistol dan Sempat Todong Pedagang Arloji

Diana Nurhani

Aulia Kesuma Peragakan Empat Adegan Rekonstruksi Saat Bakar Mobil Berisi Edi dan Dana

Diana Nurhani

Sejumlah Pedagang Nekat Berjualan di Depan Kantor Bawaslu Demi Keuntungan Berlipat

Diana Nurhani

Penjelasan PLN Terkait Pemadaman Listrik Jakarta – Banten hingga Tagar Mati Lampu Trending

Diana Nurhani

Tak Tergoda Tawaran Apartemen dan Uang Rp 3 Miliar, Ini Alasan Lies Menolak Rumah Tuanya Digusur

Diana Nurhani

Dinas Dikbud Tangsel Investigasi Guru Honorer yang Dipecat Karena Laporkan Pungli di Sekolah

Diana Nurhani

Leave a Comment