Image default
Kesehatan

Waspada Keluar Keringat yang Berlebih, Tanda-tanda Penyakit Bahaya, Ini 5 Penyebabnya

Inilah penyebab seseorang berkeringat lebih banyak dari biasanya, bisa jadi tanda sedang mengidap penyakit. Apakah berkeringat berlebih berbahaya bagi kesehatan? Rupanya banyak berkeringat dari biasanya memang tidak dianggap berbahaya jika ada alasan yang jelas.

Seperti cuaca panas atau habis olahraga karena tubuh hanya melakukan proses alami termoregulasi. Namun, jika kalian berkeringat dalam situasi di mana orang lain tidak, maka mungkin memiliki beberapa penyebab tersembunyi. Inilah bahaya keringat berlebih.

Melansir dari BrightSide berikut alasan alasan itu. Jika mengenali gejala gejala ini, kalian harus berkonsultasi dengan dokter. Para ahli mengidentifikasi 2 jenis keringat berlebih yakni fokus dan digeneralisasi.

Hyperhidrosis fokal ditandai oleh keringat konstan pada area tubuh tertentu. Yang biasanya terjadi berpasangan, seperti telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan wajah. Situasinya menjadi mengkhawatirkan jika sering menemukan bagian bagian ini basah tanpa alasan yang jelas.

Studi menunjukkan bahwa orang yang merasakan hal itu tidak memiliki perubahan pada kelenjar keringat mereka. Kehamilan adalah penyebab lain dari keringat berlebih. Ini adalah kondisi yang sangat normal ketika kalian hamil.

Karena suhu tubuh naik dan lebih banyak darah yang bersirkulasi dalam tubuh. Ini akan membuat para ibu hamil merasa lebih panas dari biasanya. Peningkatan metabolisme dan pergeseran hormon adalah beberapa alasan lain untuk keringat berlebih.

Kondisi ini berarti kelenjar tiroid menjadi 'terlalu aktif' dan menghasilkan lebih banyak hormon metabolik tiroksin (T4) dan tri iodothyronine (T3). Bahan kimia ini bertanggung jawab untuk menjaga sistem tubuh bekerja pada kecepatan yang tepat. Karena terlalu banyak dari mereka, metabolisme jadi meningkat.

Sehingga dapat menyebabkan keringat berlebih, detak jantung tidak teratur, penurunan berat badan yang cepat dan tremor. Berkeringat disebutkangejala awal serangan jantung. Berkeringat dingin tanpa alasan, ditambah dengan nyeri dada, pusing, dan ketidaknyamanan di sisi kiri tubuh mungkin mengindikasikan bahwa mengalami serangan jantung.

Orang dengan diabetes mungkin rentan terhadap semua kondisi. Sehingga mereka berkeringat lebih dari orang yang sehat. Ini bisa disebabkan oleh gula darah rendah (hipoglikemia), kerusakan sistem saraf terkait diabetes, atau neuropati, yang semuanya menghasilkan stimulasi yang tidak perlu pada kelenjar keringat.

Baca Juga

Jangan Disepelekan, Inilah 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kulit Wajah

Diana Nurhani

Cara Alami Bersihkan Kotoran Telinga, Bisa Dilakukan Sendiri Gunakan Minyak Kelapa

Diana Nurhani

Skizofrenia

Diana Nurhani

Minum Kopi di Perut Masih Kosong Bisa Undang Stres pada Tubuh

Diana Nurhani

Hasi Penelitian Simpulkan Orang yang Optimis Cenderung Panjang Umur

Diana Nurhani

Mana yang Lebih Bergizi dan Aman, Daging Kambing atau Sapi?

Diana Nurhani

Start Up Ini Ciptakan Sistem Informasi Kesehatan Berbasis Web

Diana Nurhani

Ingin Tetap Langsing Tanpa Lewatkan Makan Malam?

Diana Nurhani

Kasiat Daun Bawang Bagi Kesehatan: Bantu Lawan Sel Kanker Hingga Menjaga Kehamilan

Diana Nurhani

V BTS Menderita Penyakit Kulit Cholinergic Urticaria, Ini Gejala Serta Cara Mengatasinya

Diana Nurhani

VIRAL HARI INI Gadis Alami Kepala Miring 90 Derajat, Tak Punya Biaya Berobat Meski Sakit Bukan Main

Diana Nurhani

Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung Kita

Diana Nurhani

Leave a Comment